oleh

“Epi dan Marpani” Korban Tabrakan Lari, Minta “Jum” Bertangungjawab

Lahat – Kecelakaan antar Mobil kijang LGX warna biru dini hari telah dengan dua orang pengendara sepeda motor Beath di pengkolan jalan raya lubes arah Muara Enim. 13/07/2020.

Pengendara Mobil kijang LGX diketahui menurut saksi bernama Jum warga desa pajar bulan yang sehari hari nya berkerja di perusahaan gas PT Supreme Semende.

Dan korban tabrak lari yaitu Epi Siswandi (36) warga Desa.Muara Lawai kecamatan Merapi Timur lahat sumsel dan Marpani (59) pasar inpres penarik becak.

Kejadian tabrak lari tersebut sekitar pukul 03.00 wib dini hari sabtu 30 Mei 2020 di lokasi kejadian pengkolan jalan raya lubes Muara Enim. Korban tabrak lari Epi (Epi Siswandi/red) mengalami patah kaki dan marpani mengalami luka.

Epi hendak mengantarkan orang tuanya Marpani (59) bekerja di pasar inpres Muara Enim sebagai penarik becak, setibanya di pengkolan desa lubuk ampelas tepatnya di bengkel las muncul tiba – tiba kenderaan diduga mini bus kijang berwarna biru dari arah pasar Muara Enim. Kendaraan kijang itu dalam kondisi di kenderai secara ngebut dan ugal ugalan oleh sopirnya.

Kugal – ugalan itu lansung menghantam  motor beath milik Epi yang berboncengan dengan bapaknya Marpani, diseruduk mobil kijang tersebut dari arah berlawanan. Kedua penumpang motor beat warna merah ini terjatuh.

Epi kakinya terlindas ban mobil kijang, mengakibat patah tulang kaki sebelah kiri dagunya luka robek serta pelipis matanya juga mengalami luka serius. Sementara bapaknya (Marpani) mengalami luka di pelipis kepala serta dadanya di sebelah kiri di duga disenggol ban mobil kijang tersebut.

Kedua korban di larikan ke Rumah sakit Dr.H.Rabain Muara lawai pagi itu. Diduga pengemudi mobil kijang LGX warna biru dini hari itu dalam kondisi mabuk serta membawa penumpang 2 (dua) orang perempuan PL (Pemandu Lagu) yang bekerja di tempat hiburan malam di STB.

Kedua Perempuan ini sebagai saksi mata pada kejadian tabrak lari yang dilakukan oleh warga desa pajar bulan semende yang berinisial “jum” Sementara kedua saksi mata ini siap dimintai sebagai saksi jika permasalahan ini ditindak lanjuti secara proses hukum.Ujar MG dan Ct

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat STB irinsyah (45) mengatakan bahwa saya tau siapa pelaku yang menabrak kedua anak dan bapak tersebut.saya kenal dengan orang tersebut.ujar nya

Pengemudi (sopir kijang ) adalah warga desa pajar bulan yang sehari hari nya berkerja di perusahaan gas PT Supreme Semende dalam pengakuan nya terhadap saya.jelas irin.

“Dia mau bertanggung jawab dengan kejadian tersebut.bahkan Jum memintak terhadap saya untuk mengurusi korban sampai sembuh masalah biaya perobatan dan segala gala nya dalam kaitan pengobatan dia sanggup bertanggung jawab”, malah jum sempat memintak untuk mengirim kan nomor rekening milik Irin agar jum bisa mengirimkan sejumlah uang untuk pengurusan terhadap pihak korban janji Jum kepada irin.

Namun sudah sekian kali janji nya terhadap Saudara Irin untuk mengirim Uang kepada Irin untuk pengobatan terhadap si korban hanya janji janji belaka bahkan sekarang terakhir di hubungi oleh sdr irin jum tersebut berada di lampung di perintah perusahaan nya.

Bahkan lagi kata irin hape yang sering di hubungi oleh irin terhadap pelaku jum saat ini tidak bisa lagi di hubungi.cetus irin Saat ditemui ke pihak korban Epi Siswandi dan orang tua nya di kediaman nya Desa Muara Lawai merapi .saudara Epi ini masih terbaring di tempat tidur nya sudah selama satu bulan ini saudara epi ini di rawat di rumah sakit 2 minggu dan sekarang di rawat jalan di rumah sambil berobat alternatif ke dukun patah.ujar Marpani.

Orang tua nya yang juga termasuk korban . Saya berharap kepada pelaku tabrak lari saudara Jum agar secepat nya untuk bertanggung jawab atas perbuatan nya terhadap kami dua branak ini.kami tidak banyak banyak menuntut kepada dia.vukup obati kami sampai sembuh dan motor kami itu di perbaiki hingga selesai.itu saja ucap Marpani.

Kalau memang pelaku tersebut dalam sstu minggu ini tidak mau bertanggung jawab maka kami serahkan ke pihak yang berwajib untuk menyelesaikan secara hukum. Saya hanya mintak kepada aparat hukum untuk memproses secara tegas dan adil.tegas Marpani.(Indra/tim).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed