oleh

Warga Muara Lawai Tuntut Perusahaan Disinyalir Cemari Lingkungan

-Way Kanan-107 views

wartaposgroup.co.id – Muara Enim -Bertempat di kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim masyarakat Desa Muara Lawai Rt 3 Dusun 4. yang lagi Mediasi karena air sungai tebu (STB) yang tercemar di duga akibat Limbah Batu Bara dari PT Servo Lintas Raya, Jum’at (22/01/2021).

Dalam Mediasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir.Kurmin.M.Si, Kepala Desa Muara Lawai Edi Wanseri,Ketua BPD, Humas PT Servo Lintas Raya Yayan, LPMD, Babinsa, BabinKhamtibmas dan toko Masyarakat Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muara Enim Ir. Kurmin M.Si mengucapkan terima kasih kepada Perusahaan dan warga Desa Muara Lawai yang sudah melakukan verifikasi kemudian sudah ada dari berita acara bebeberapa kesepakatan yang dilakukan oleh PT Servo di Kabupaten kota dan tetap lingkungan itu menjadi tanggung jawab kita bersama tetapi penyelesaian secara tuntas itu ada di provinsi dari hasil kualifikasi lapangan sudah kirim surat ke provinsi.

“Untuk menyelesaikan masalah karena kita tidak bisa mengintervensi Kabupaten dari hasil rapat berdasarkan berita acara dan kesepakatan dalam masyarakat melakukan peningkatan intensitas hujan perusahaan harus membuat drainase di sisi kiri kanan jalan. Kita tidak bisa memaksa perusahaan dan tidak bisa memaksa masyarakat” ucap Kurmin.

“Sesuai dengan kesepakatan antara warga dengan perusahaan kalau sudah sepakat sesegera mungkin di laksanakan kami mengharapkan agar pihak perusahan dapat menyelesaikan permasalahan ini jangan sampai ke jalur hukum.” tegasnya.

Kepala Desa Muara Lawai Edi Wanseri menyikapi laporan masyarakat daerah sungai tebu air sungai tercemar oleh batu bara yang berasal dari PT Servo Lintas Raya agar dapat menyelesaikan pencemari air sungai tebu. Kami dari pemerintah desa tidak tau ada laporan dari PT Servo kepada Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Muara Enim sampai sekarang belum ada titik terang dari Perusahaan, kami pemerintah desa agar bisa terlaksana dan kami pemerintah desa belum tau apa yang di lakukan perusahaan di lapangan.

Sampai sekarang perusahaan belum ada titik terang permasalahan pencemaran air sungai tebu dengan mediasi sekarang ini memintak kepada pihak perusahaan dapat menyelesaikan persoalan ini dengan adanya pencemaran limbah batu bara bahkan sampai sekarang masih tercemar oleh arang batu bara air sungai tebu .” tegas Kades.

Perwakilan dari Humas PT Servo Lintas Raya Yayan Suhendri mengatakan kami pihak perusahaan terus berupaya melakukan yang terbaik di lapangan yang mana air sungai tebu tercemar. Perusahaan perlu waktu dan secara teknis di lapangan sudah kami lakukan terhadap usulan masyarakat sudah kami sampaikan ke perusahaan dan kami akan melakukan pembuatan sumur Bor.

” Untuk Konpensasi tercemar limbah perusahaan belum ada jawaban dan perusahan sulit akan mengeluarkan pembayaran kepada warga di areal sungai tebu desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim. Perwakilan warga yang tinggal di areal sungai tebu Edwar, mengatakan aliran air disungai tebu saat ini masih tercemar, saya jarang bicara, tapi kami selama ini mandi pakai tawas dan garam bila mau mandi, semua tanaman dekat arial limbah kini banyak yang mati, dan pisang pun menjadi kurus, serta buahnya pun mengecil, tutur edwar selaku warga dan tokoh masyarakat.

Di uang Terpisah kepala DLH Muara Enim Mengatakan, ” Kami akan menindak lanjuti permasyalahan ini, dan kami sudah memberikan penyampayan ke propinsi, dengan pak Guburnur, dan bupati muara Enim, Guna menindak lanjuti limbah arang batu bara PT SLR Dan kami akan memberikan sangsi bila masalah ini tidak cepat di urus ke warga, dan kami sendiri yang akan mengadukan masalah ini ke propinsi, dan bupati, ujar nya. (tim).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed