oleh

Edward Aktivis : Periksa Proyek “Tugu Taman Kopi” Muara Enim

Muara Enim (SumSel) wartaposgroup – Disinyalir buruknya kualitas Pembangunan Taman Tugu kopi yang berada di Jalan protokol kota Muara Enim, kini menjadi bahan pergunjingan warga baik itu di media sosial maupun di dunia nyata. Selasa 01/07/2019.

Hal itu sontak, membuat salah satu aktivis kondang kabupaten Muara enim angkat bicara. Edward Taruna Negara (52), selaku ketua OPD Muara enim di dampingi anggota lainnya, mengungkapkan.

“Sebagai putra daerah, saya merasa sangat ‎ prihatin, melihat pekerjaan proyek taman tugu kopi yang baru selesai dibangun itu, karena hasilnya jauh dari kata memuaskan, kita harapkan penegak hukum turun lapangan meng-audit hasil pekerjaannya.” ucapnya pada tim wartaposgroup.co.id senin (01/07).

Bahkan menurut dia, pengerjaan pembangunan tugu kopi itu terkesan asal jadi dan tak mengedepankan unsur ke indahan dalam pembangunannya.

Padahal, letak taman tugu itu sendiri berdiri persis di depan pintu masuk kantor Pemkab Muara Enim yang notabene berada di Jalan Protokol. Keberadaan hasil proyek Tahun anggaran 2017 dan di tahun 2018 kembali dianggarkan dengan Satker Dinas Perkim Muara Enim, yang menghabiskan dana hingga Milyaran tersebut, hasilnya mengecewakan jauh dari memuaskan.

” Ya, hasil proyek Taman Tugu Kopi jauh dari kata memuaskan. Kita lihat sisi keindahannya terkesan buruk, aneka ragam tanamannya pun banyak yang kurang. Ironisnya, hasil proyek taman tugu kopi itu dekat dengan isntansi Kejaksaan Muara Enim, serta beberapa meter dari Kantor Pemkab. Muara Enim,” ungkap Edward.

Dikatakannya, hasil proyek dana miliaran itu, patut dilaporkan serta diproses oleh penegak hukum. karena diduga banyak penyimpangan, dan terkesan mubazir. Kita berharap kepada Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani , dapat cepat memperhatikan serta tanggap dengan keberadaan hasil proyek ‘Taman Tugu Kopi’ yang menelan dana miliaran rupiah tersebut,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, pihak Dinas Perkim saat dikonfirmasi melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Priyandi, menurut staf dinas Perkim tidak ngantor. Begitupun selaku pengawas proyek dinas Perkim dovis dan trian, saat di kunjunggi untuk dikonfirmasi diruang kerjanya juga tidak ada ditempat pada Senin (01/07/19).

Sementara beberapa awak media mencoba menghubungi melalui Hand phone selulernya, kepada pihak dinas Perkim yang terkait proyek ‘Taman Tugu Kopi’, juga tidak ada jawaban. (In/ef/Tim wp).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed